Minggu, 29 November 2015

Iron man 3




Bagi Anda yang telah menonton film Iron Man III tentulah akan dibuat terkagum-kagum dengan teknologi yang digunakan Tony Stark si ‘manusia kaleng’ tersebut. Mungkin banyak yang bertanya, apakah teknologi yang digambarkan dalam film itu nyata atau akan ada di masa depan?
Cerita di film Iron Man memang hanyalah fiksi. Namun sebenarnya kalau kita mengikuti perkembangan teknologi, ada beberapa teknologi yang digunakan Iron Man sudah diterapkan saat ini, dan sebagian lagi sudah mulai dirancang sebagai teknologi masa depan.
Sebuah film fiksi ilmiah kadang memang bisa menjadi sumber inspirasi para ilmuan untuk menciptakan teknologi di masa depan. Beberapa film fiksi ilmiah hebat yang pernah dibuat seperti misalnya, Star Wars, Blade Runner, Star Trek, Transformer, dll.
Dan kini film Iron Man juga memamerkan banyak teknologi canggih yang diyakini akan menjadi sumber inspirasi di masa depan. Bukan tidak mungkin nantinya kita bisa melihat sosok Iron Man di dunia nyata.


1. Replusor Ray Glove
Salah satu senjata andalan yang selalu digunakan oleh Iron Man adalah Repulsor Ray. Senjata ini memakai sinar laser dan dipasangkan di bagian telapak tangan si manusia besi. Teknologi senjata dengan sinar laser di Iron Man tersebut kemungkinan akan bisa segera terwujud di dunia nyata.
Seorang ilmuwan di Jerman bernama Patrick Priebe, telah menciptakan senjata yang mirip Repulsor Ray. Bentuknya  juga dipasangkan di telapak tangan seperti Iron Man. Senjata ini disokong energi dari bateri litihium-ion, yang dipasangkan di bagian punggung tangannya.
Replusor Rai versi Priebe ini mampu mengeluarkan sinar laser warna biru. Walaupun kekuatannya belum sedasyat Repulsor, namun senjata sinar laser ini bisa bisa membuat korek terbakar dan balon meledak saat terpapar sinar lasernya. (lihat video di atas)
Jetpack Martin Aircraft

2. Jetpack
Tony Stark mampu terbang layaknya sebuah pesawat tempur. Kemampuan terbangnya ini berkat dorongan semacam jet yang berada di tangan dan kakinya. Perangkat yang di desain untuk bisa membawa seseorang terbang sebetulnya sudah diciptakan cukup lama.  Berdasarkan catatan, pada tahun 1919, seorang ilmuwan Rusia, Aleksandr Fyodorvich berhasil membuat jetpack sederhana.
Kemudian di tahun 1960, teknologi ini pun pernah dikembangkan para ilmuwan di perusahaan Bell Rocketbelt. Jetpack ini sudah dipamerkan ke publik, namun karena faktor biaya, proyek ini gagal dan tidak ada kabar kelanjutannya. Dan yang terbaru, perusahaan yang berbasis di Selandia Baru, Martin Aircraft, menciptakan armor ala Iron Man yang mampu ‘mengudara’ kurang lebih selama 30 menit.
Armor 'The XOS 2 exoskeleton'

3. Armor Perang
Pemerintah Amerika Serikat (AS) diketahui memiliki project bernama Defense Advanced Research Projects Agency (DARPA). Project ini bekerja untuk mengembangkan semacam baju robot untuk meningkatkan fisik tentara AS. Dan di tahun 2010, kontraktor pertahanan Raytheon meluncurkan salah satu hasilnya dengan nama ‘The XOS 2 exoskeleton’.
Meskipun diciptakan terutama untuk digunakan dalam area support logistik. Inbuilt hidrolik yang diterapkan di robot tersebut mampu melakukan pekerjaan tiga orang. Seperti mengangkat bahan berat, melewati medan ekstrim yang terjal dan lainnya.
Pengendali Perangkat dengan Pikiran

4. Pengendali Perangkat dengan Pikiran
Tony Stark di dalam film Iron Man terlihat bisa bekerja dengan sangat mudah karena bisa mengendalikan armornya dengan hanya menggunakan pikiran dari jarak jauh. Teknologi seperti ini akan segera bisa terwujud di dunia nyata.
Adalah Samsung Emerging Technology Lab dengan Roozbeh Jafari, seorang profesor di University of Texas, yang saat ini bekerjasama sedang menciptakan perangkat yang bisa digerakan dengan menggunakan pikiran. Kini Samsung tengah membuat aplikasi yang memungkinkan pengguna terhubung dengan perangkat melalui gelombang pikiran. Percobaan ini sukses dilakukan dengan menggunakan perangkat pembaca gelombang pikiran.
Perangkat berbentuk seperti topi itu terdapat elektroda EGG yang dipakai untuk menerjemahkan perintah dari pikiran agar bisa dijalankan pada perangkat tablet. Pihak Samsung menyatakan saat ini aplikasi tersebut masih terus dalam tahap penyempurnaan.
Informasi di Depan Mata

5. Layar untuk Kontrol Informasi 
Semua informasi yang Tony Stark butuhkan saat menggunakan baju zirahnya bisa terpampang di layar tembus pandang. Teknologi yang mirip seperti ini sudah mulai dikembangkan dan akan segera bisa digunakan masyarakat luas.
Teknologi tersebut sedang dibuat oleh raksasa Internet, Google dalam perangkat kacamata pintarnya, Google Glass. Kacamata pintar tersebut bisa mencari beberapa informasi seperti
Jarvis Iron Man

6. Jarvis Si ‘Asisten Pribadi’
Dalam sekuel ketiga film Iron Man ini, sang jagoan Tony Stark memiliki beberapa ‘asisten pribadi’, yakni Peper Pots dan Jarvis. Kedua robot ini menjadi semacam asisten pribadi digital yang bisa melakukan apapun yang diperintahkan oleh sang bos.
Jarvis yang diciptakan Stark ini dapat menggabungkan antara data dan kecerdasaan buataan. Sehingga, perintah apapun bisa direspon dengan cepat. Teknologi serupa juga dikembangkan oleh Dr Diane Cook dari Washington State University’s school of Computer Science and Electrical Engineering.
Profesor Cook mengatakan, kunci dari teknologi yang dikembangkannya ini adalah mencari dan menginterpretasikan informasi dan kemudian bekerja secara mandiri. Seperti misalnya, bila suhu ruangan rumah panas, maka AC di rumah akan secara otomatis menyesuaikan.
  

Minggu, 27 September 2015



Pengertian dan Tujuan Interaksi Manusia Dan Komputer
Pengertian Interaksi Manusia Dan Komputer  – Interaksi manusia dan komputer ialah disiplin ilmu yang mempelajari suatu hubungan antara manusia serta komputer yang meliputi perancangan, evaluasi, serta implementasi antarmuka pengguna komputer agar mudah digunakan oleh manusia.
Sedangkan interaksi manusia dan komputer itu sendiri ialah serangkaian proses, dialog serta  kegiatan yang dilakukan oleh manusia untuk berinteraksi dengan komputer secara interaktif untuk dapat melaksanakan serta menyelesaikan tugas yang diinginkan.
Interaksi Manusia Komputer
Interaksi manusia serta komputer ialah suatu ilmu yang sangat berkaitan dengan disain implementasi serta evaluasi dari sistem komputasi iyang interaktif untuk dapat digunakan oleh manusia serta studi tentang ruang lingkupnya, ada interaksi antara satu ataupun lebih manusia serta satu atau lebih komputasi mesin.
Agar komputer dapat diterima secara luas serta digunakan secara efektif, maka perlu dirancang secara baik.
Hal tersebut tidak berarti bahwa semua sistem harus dirancang agar dapat mengakomodasi semua orang, tetapi komputer perlu dirancang agar memenuhi serta mempunyai kemampuan sesuai dengan kebutuhan pengguna secara spesifik.
Tahun 1970 mulailah dikenal istilah antarmuka pengguna (user interface), yang juga dikenal dengan istilah sebagai  Man-Machine Interface (MMI), serta mulai menjadi topik
perhatian bagi peneliti dan perancang sistem.
Perusahaan komputer mulai memikirkan aspek fisik dari antarmuka pengguna sebagai faktor untuk penentu keberhasilan dalam pemasaran produknya.
Istilah human-computer interaction (HCI) mulai muncul pada pertengahan tahun 1980-an sebagai bidang studi yang baru. Istilah HCI juga mengisyaratkan bahwa bidang studi ini mempunyai fokus yang lebih luas, tidak hanya pada perancangan antarmuka secara fisik.
HCI didefinisikan ialah sebagai disiplin ilmu yang berhubungan dengan perancangan, evaluasi, serta implementasi sistem komputer interaktif untuk dapat digunakan oleh manusia serta studi tentang fenomena di sekitarnya. HCI pada prinsipnya membuat agar sistem dapat berdialog dengan penggunanya seramah mungkin (user friendly). Tidak hanya pada perancangan layout layar monitor.
Sudut Pandang Pengguna
Dari sudut pandang pengguna ialah keseluruhan sistem sehingga dapat Useful, Usable, Used
Useful ialaha fungsional, dapat mengerjakan sesuatu.
Usable ialah Dapat mengerjakan sesuatu dengan mudah, dan mengerjakan sesuatu yang benar (does the right things).
Used ialah Terlihat baik, tersedia dan diterima atau digunakan oleh organisasi.
Tujuan Interaksi Manusia Komputer
Tujuan utama IMK ialah untuk:
  • Membuat sistem yang lebih dapat:
1.Berguna (usable).
2.Fungsional.
3.Aman.
4.Produktif.
5.Efektif.
6.Efisien.

  • Meningkatkan interaksi antara manusia dengan  sistem komputer :
  • Sistem yang bermanfaat (usable) serta aman (safe), ialah sistem tersebut dapat berfungsi dengan baik. Sistem tersebut bisa juga untuk mengembangkan serta meningkatkan keamanan (safety), utilitas (utility), ketergunaan (usability), efektifitas (efectiveness) serta efisiensinya (eficiency).
    Para perancang antarmuka manusia serta komputer berharap agar sistem komputer yang dirancangnya dapat bersifat akrab serta ramah dengan penggunanya (user friendly).
    Pemahanan Dalam Membuat Antarmuka yang User Friendly

    Membuat antarmuka yang baik dibutuhkan pemahaman beberapa bidang ilmu, antara lain ialah :
    1. Teknik elektronika  dan ilmu komputer

    memberikan kerangka kerja untuk dapat merancang suatu sistem HCI
    2. Psikologi

    memahami sifat dan kebiasaan, persepsi dan pengolahan kognitif, keterampilan motorik pengguna
    3. Perancangan grafis dan tipografi

    sebuah gambar juga dapat bermakna sama dengan seribu kata. Gambar dapat digunakan sebagai sarana dialog cukup efektif antara manusia dan komputer


    Minggu, 19 April 2015

    Hasil Laporan Wawancara (softskill)

    Laporan wawancara Direktur Koperasi Rumah Baraya, Aris Munandar S.Pd.I. Di kantor Yayasan Baraya Bangun Bangsa Senin (30/03/2014) pukul 19.00 WIB. Pewawancara, Fajar Firdaus Saeful Fikri Universitas Gunadarma
    1. organisasi ini tepatnya berbentuk apa? perusahaan/yayasan/ yang lainnya?
    Organisasi adalah bentuk formal dari sekelompok manusia dengan tujuan individualnya masing-masing (gaji, kepuasan kerja, dll) yang bekerjasama dalam suatu proses tertentu untuk mencapai tujuan bersama (tujuan organisasi). Agar tujuan organisasi dan tujuan individu dapat tercapai secara selaras dan harmonis maka diperlukan kerjasama dan usaha yang sungguh-sungguh dari kedua belah pihak (pengurus organisasi dan anggota organisasi) untuk bersama-sama berusaha saling memenuhi kewajiban masing-masing secara bertanggung jawab, sehingga pada saat masing-masing mendapatkan haknya dapat memenuhi rasa keadilan baik bagi anggota organisasi/pegawai maupun bagi pengurus organisasi/pejabat yang berwenang.
    Bentuk-bentuk Organisasi
    Berdasarkan strukturnya, bentuk organisasi dapat dibedakan atas :
    1. Organisasi garis
    Organisasi garis merupakan bentuk organisasi tertua, dan paling sederhana. Organisasi dengan jumlah karyawan sedikit dan pemiliknya merupakan pimpinan tertinggi didalam perusahaan/organisasi yang mempunyai hubungan langsungdengan bawahannya. Di sini setiap bagian-bagian utama langsung berada dibawah seorang pemimipin serta pemberian wewenang dan tanggung jawab bergerak vertical ke bawah dengan pendelegasian yang tegas, melalui jenjang hirarki yang ada.
    2. Organisasi garis dan staf
    Dalam organisasi ini ada dua kelompok orang-orang yang berpengaruh dalam menjalankan organisasi itu, yaitu :
    a. Orang yang melaksanakan tugas pokok organisasi dalam rangka pencapaian tujuan, yang digambarkan dengan garis atau lini.
    b. Orang yang melakukan tugasnya berdasarkan keahlian yang dimilikinya, orang ini berfungsi hanya untuk memberikan saran-saran kepada unit operasional. Orang-orang tersebut disebut staf
    3. Organisasi fungsional
    Organisasi dengan bentuk ini merupakan suatu organisasi yang berdasarkan pembagian tugasnya serta kegiatannya pada spesialisasi yang dimiliki oleh pejabat-pejabatnya. Organisasi ini tidak terlalu menekan hilarki sturtural, tetepai lebih pada sifat dan pungsi yang perlu dijalankan.
    Dalam organisasi ini seorang bawahan dapat menerima beberapa instruksi dari beberapa pejabat serta harus mempertanggung jawabkannya pada masing-masing pejabat yang bersangkutan.
    4. Organisasi komite/panitia : pendapat dari sekumpulan orang biasanya akan lebih baik dari pada hasil pemikiran satu orang. Cara yang terbaik untuk menimbulkan kerja sama dari kelompok orang adalah dengan membentuk satu kelompok tetap yang disebut komite.
    Komite adalah suatu badan yang terdiri dari sekumpulan orang yang diberi kekuasaan tertentu dan dengan berunding mereka dapat membuat keputusan bersama-sama.
    Jawaban :
                    Koperasi Rumah Usaha Baraya merupakan perusahaan di bawah naungan Yayasan Baraya Bangun Bangsa. Tepatnya Rumah Usaha Baraya ini 3 bulan silam resmi menjadi Koperasi simpan pinjam. Koperasi Rumah Usaha Baraya ini melayani masyarakat di bidang Ekonomi atau keuangan yang sudah berjalan sejak tahun 2013 dan sudah melayani lebih dari 1000 nasabah di daeraah Kota Bogor dan Kabupaten Cianjur Khususnya.
    2. Visi dan misi organisasi ini apa saja?
    Jawaban :
    Tujuan dan Usaha Koperasi ini adalah :
    TUJUAN DAN USAHA
    Tujuan didirikan koperasi adalah untuk:
    1.       Meningkatkan kesejahteraan dan taraf hidup anggota pada khususnya dan masyarakat pada umumnya.
    2.       Menjadi gerakan ekonomi rakyat serta ikut membangun tatanan perekonomian nasional.

    USAHA
    1.       Untuk mencapai tujuan sebagaimana dimaksud dalam pasal 4 (empat), maka koperasi menyelenggarakan kegiatan usaha yang berkaitan dengan kegiatan usaha anggota sebagai berikut:
    a.       Mengadakan usaha simpan pinjam kepada anggota/non anggota
    b.      Mengadakan usaha distribusi sembako seperti gula, beras, minyak goreng dll.
    c.       Mengadakan usaha peternakan
    d.      Mengadakan usaha distributor frozen food
    e.      Mengadakan jasa dan bejerja sama antara BUMN (Badan Usaha Milik Negara)/BUMD (Badan Usaha Milik Daerah) dan BUMS (Badan Usaha Milik Swasta) yang saling menguntungkan.
    f.        Mengadakan usaha export import
    g.       Mengadakan usaha lainnya yang menguntungkan dan tidak bertentangan dengan undang-undang koperasi
    2.       Dalam hal terdapat kelebihan kemampuan pelayanan kepada anggota, koperasi dapat membuka peluang usaha dengan non anggota.
    3.       Koperasi dapat membuka cabang atau perwakilan di empat lain baik di dalam maupun di luar wilayah republik Indonesia, pembukaan cabang atas perwakilan harus mendapatkan persetujuan rapat anggota.
    4.       Dalam melaksanakan kegiatan usaha sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) sampai dengan ayat (3), koperasi dapat melakukan kerjasama dengan koperasi atau badan usaha lainnya, baik di dalam maupun di luar wilayah republik Indonesia.
    5.       Koperasi menyusun rencana kerja jangka panjang (business plan) dan rencana kerja jangka pendek (tahunan) serta anggaran pendapatan dan belanja koperasi, dan disahkan oleh rapat anggota.

    3. untuk mencapai visi dan misi tersebut, cara apa saja yang dilakukan organisasi ini?
    Jawaban :
    1.       Koperasi ini melakukan kegiatannya berdasarkan prinsip-prinsip koperasi yaitu:
    a.       Keanggotaan bersifat sukarela dan terbuka
    b.      Pengelolaan dilakukan secara demokratis
    c.       Pembagian Sisa Hasil Usaha (SHU) dilakukan secara adil dan sebanding dengan besarnya jasa usaha masing-masing anggota.
    d.      Pemberian balas jasa yang terbatas terhadap modal
    e.      Kemandirian
    f.        Melaksanakan pendidikan perkoperasian bagi anggota
    g.       Kerjasama antar koperasi.
    2.       Koperasi ini sebagai landasan usaha dalam melaksanakan kegiatannya yang mengorganisir pemanfaatan dan pendayagunaan sumber ekonomi para anggotanya atas dasar prinsip-prinsip koperasi seperti tersebut pada ayat (1) diatas dan kaidah-kaidah usaha ekonomi.

    4. Menurut anda, apakahorganisasi ini sudah berjalan sesuai dengan visi dan misi tersebut?
    Jawaban :
    “Sejauh ini kami sudah berjalan sesuai dengan pertaturan yang sudah kami buat, Alhamdulillah koperasi kami berjalan dengan baik. Namun tidak sepenuhnya baik, pasti ada kendala dilapangan yang tidak sesuai dengan peraturan dan kami sedang berusaha memperbaikinya, dalam rapat anggota”.





    5. Bagaimana struktur dari organisasi ini?
    A. Pengertian Arti Definisi Struktur Organisasi
    Struktur Organisasi adalah suatu susunan dan hubungan antara tiap bagian serta posisi yang ada pada suatu organisasi atau perusahaan dalam menjalankan kegiatan operasional untuk mencapai tujuan. Struktur Organisasi menggambarkan dengan jelas pemisahan kegiatan pekerjaan antara yang satu dengan yang lain dan bagaimana hubungan aktivitas dan fungsi dibatasi. Dalam struktur organisasi yang baik harus menjelaskan hubungan wewenang siapa melapor kepada siapa.
    B. 4 Elemen Struktur Organisasi
    Empat elemen dalam struktur organisasi yaitu :
    1. Adanya spesialisasi kegiatan kerja
    2. Adanya standardisasi kegiatan kerja
    3. Adanya koordinasi kegiatan kerja
    4. Besaran seluruh organisasi.
    Struktur organisasi merupakan alat untuk membantu manajemen dalam mencapai tujuannya. Struktur organisasi dapat memiliki pengaruh yang besar pada anggotanya. Pengaruh struktur organisasi terhadap kepuasan dan kinerja karyawan mengarah pada suatu kesimpulan yang sangat jelas. Struktur organisasi menjelaskan bagaimana tugas kerja akan dibagi, dikelompokkan dan dikoordinasikan secara formal.
    Jawaban :
    Terdiri dari beberapa struktur di koperasi ini diantaranya :
    1. Ketua
    2. Sekretaris
    3. Bendahara
    4. Manajer Operasional
    5. Pendamping


    6. Dari tingkatan-tingkatan tersebut, Apakah sering terjadi konflik dengan organisasi ini?
    Menurut Killman dan Thomas (1978), konflik adalah kondisi terjadinya ketidakcocokan antar nilai atau tujuan-tujuan yang ingin dicapai, baik yang ada dalam diri individu maupun dalam hubungannya dengan orang lain. Kondisi yang telah dikemukakan tersebut dapat mengganggu bahkan menghambat tercapainya emosi atau stres yang mempengaruhi efisiensi dan produktivitas kerja
    Menurut Stoner Konflik organisasi ialah mencakup ketidaksepakatan soal alokasi sumberdaya yang langka atau peselisihan soal tujuan, status, nilai, persepsi, atau kepribadian.
    Jawaban :
    Konflik sangat jarang terjadi, namun ada dua jenis konflik dalam koperasi ini yaitu konflik internal dan konflik eksternal. Konflik internal terjadi ketika kurangnya koordinasi antar pengurus yang menyebabkan tersendatnya proses koperasi seperti pegawai yang tidak melapor ke atasan ketika tidak bisa hadir bekerja, terlambat dan permintaan tambahan atau pengurangan jam kerja oleh pegawai. Pegawai yang tidak bekerja sebagaimana mestinya.
    konflik eksternal : karena koperasi ini statusnya koperasi serba usaha yang berhubungan langsung dengan masyarakat, sehingga ditemukan beberapa masalah diantaranya :
    Adanya nasabah koperasi yang melompati janjinya untuk melunasi pinjaman usaha, pindahnya rumah nasabah sehingga sulit untuk ditemui ketika ada permasalahan, dan macam-macam kendala lainnya di lapangan.
    7. Bagaimana organisasi ini menyelesaikan konflik tersebut?
    Cara-cara Pemecahan konflik
    Usaha manusia untuk meredakan pertikaian atau konflik dalam mencapai kestabilan dinamakan “akomodasi”. Pihak-pihak yang berkonflik kemudian saling menyesuaikan diri pada keadaan tersebut dengan cara bekerja sama. Bentuk-bentuk akomodasi :
    1. Gencatan senjata, yaitu penangguhan permusuhan untuk jangka waktu tertentu, guna melakukan suatu pekerjaan tertentu yang tidak boleh diganggu. Misalnya : untuk melakukan perawatan bagi yang luka-luka, mengubur yang tewas, atau mengadakan perundingan perdamaian, merayakan hari suci keagamaan, dan lain-lain.
    2. Abitrasi, yaitu suatu perselisihan yang langsung dihentikan oleh pihak ketiga yang memberikan keputusan dan diterima serta ditaati oleh kedua belah pihak. Kejadian seperti ini terlihat setiap hari dan berulangkali di mana saja dalam masyarakat, bersifat spontan dan informal. Jika pihak ketiga tidak bisa dipilih maka pemerintah biasanya menunjuk pengadilan.
    3. Mediasi, yaitu penghentian pertikaian oleh pihak ketiga tetapi tidak diberikan keputusan yang mengikat. Contoh : PBB membantu menyelesaikan perselisihan antara Indonesia dengan Belanda.
    4. Konsiliasi, yaitu usaha untuk mempertemukan keinginan pihak-pihak yang berselisih sehingga tercapai persetujuan bersama. Misalnya : Panitia tetap penyelesaikan perburuhan yang dibentuk Departemen Tenaga Kerja. Bertugas menyelesaikan persoalan upah, jam kerja, kesejahteraan buruh, hari-hari libur, dan lain-lain.
    5. Stalemate, yaitu keadaan ketika kedua belah pihak yang bertentangan memiliki kekuatan yang seimbang, lalu berhenti pada suatu titik tidak saling menyerang. Keadaan ini terjadi karena kedua belah pihak tidak mungkin lagi untuk maju atau mundur. Sebagai contoh : adu senjata antara Amerika Serikat dan Uni Soviet pada masa Perang dingin.
    6. Adjudication (ajudikasi), yaitu penyelesaian perkara atau sengketa di pengadilan.
    Manajemen konflik merupakan langkah-langkah yang diambil para pelaku atau pihak ketiga dalam rangka mengarahkan perselisihan ke arah hasil tertentu yang mungkin atau tidak mungkin menghasilkan suatu akhir berupa penyelesaian konflik dan mungkin atau tidak mungkin menghasilkan ketenangan, hal positif, kreatif, bermufakat, atau agresif. Manajemen konflik dapat melibatkan bantuan diri sendiri, kerjasama dalam memecahkan masalah (dengan atau tanpa bantuan pihak ketiga) atau pengambilan keputusan oleh pihak ketiga.
    Jawaban :
    Apabila anggota pengurus melanggar ketentuan dan peraturan lainnya yang berlaku di koperasi dikenakan sanksi oleh rapat anggota tersebut:
    a.       Peringatan lisan
    b.      Peringatan tertulis
    c.       Dipecat dari keanggotaaan atau jabatannya
    d.      Diberhentikan bukan atas kemauan sendiri
    e.      Diajukan pengadilan
    Koperasi ini sudah terbiasa melakukan rapat evaluasi yang tidak ditentukan waktunya, sehingga koperasi kami mampu bekerja semaksimal mungkin.

    8. Menurut anda, apa saja kelebihan dan kekurangan organisasi ini?
    Jawaban :
    “Saya kira, koperasi Rumah Baraya ini merupakan koperasi yang pertama kali yang melakukan aktivitas memberikan pinjaman modal kepada pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dikalangan pelaku usaha yang memberikan dana pencairan 100% tidak dipotong atau tanpa bunga. Dengan prinsip menghapus rentenir atau bank keliling di tengah masyarakat yang banyak meresahkan masyarakat. Sehingga sampai detik ini banyak masyarakat yang mengajukan menjadi nasabah kami,” ujarnya.




    9. Untuk kekurangannya, apa saran anda agar organisasi ini menjadi lebih baik?
    Jawaban :
    Karena koperasi ini masih cukup muda, kami pun banyak melakukan audiensi kepada dinas-dinas pemeritah untuk dijadikan bahan untuk menjadi koperasi yang lebih baik.
    10. Harapan anda untuk mahasiswa atau masyarakat dalam menjalani organisasi?
    Jawaban :
    “Sebagai mahasiswa, terntunya harus lebih kritis menanggapi hal-hal yang berada di sekitar, terutama di lingkungan kerja. Sudah seharusnya mahasiswa masuk dalam ranah ini karena ketika anda lulus, anda sudah mengetahui sedikit banyaknnya permasahan yang terjadi di lingkungan kerja. Tidak perduli anda masih kuliah atau tidak, belajar bisa dari mana saja, bukan?,” ujarnya.

      (Fajar Firdaus SF)

    Referensi :
    Pertanyaan

    1.       Bagaimana Cara Membangun Koperasi Yang Baik ?? (Dody)
    2.       Apakah ada perencanaan dalam koperasi ,sehingga apakah berpengaruh pada anggota ?? (Idlan)
    3.       Sejauhmanaorganisasi ini dalam mencapai tujuan ini ?? (Dinar)
    4.       Syarat apa saja agar terhindar dari resiko yang ada (penipuan) ?? (Kholil)
    Jawab :
    1.       Menurut pengalaman yang sudah dilakukan koperasi rumah baraya yaitu : 
    - Melakukan rapat calon anggota yang harus dihadiri minimal 30 orang untuk disepakati akan dibuatnya koperasi.
    - Melakukan audiensi dengan dinas koperasi setempat
    - Membuat akta notaris untuk dilegalkan badan hukumnya
    - Pengesahan dengan tanda tangan dinas koperasi setempat

    2.       Koperasi rumah baraya melakukan rapat anggota satu bulan sekali, Dimana pada rapat itu dilakukan evaluasi secara menyeluruh baik system atau kinerja anggotanya. Contohnya : Kekurangan koperasi terletak pada tim pendamping (penagih) yang kurang aktiv turun ke masyarakat. Dengan adanya evaluasi pada rapat, tim pendamping ditegur agar menjadi lebih aktif untuk mengontrol masyarakat yang meminjam pinjaman.

    3.       Perusahan/koperasi ini masih tergolong baru karena masih barumur 1 tahun lebih, jadi jika ditanyakan sejauhmana dari segi tanggapan masyarakat, masyarakat sudah cukup puas dengan pelayanan yang diberikan koperasi ini, karena sangat membantu dalam menyelesaikan masalah. Dan dalam mengurus data data untuk menjadi member juga tergolong mudah ,namun koperasi ini masih cukup banyak kekurangan yang perlu diperbaiki dan dikembangkan menurut staff/pengurus koperasi.


    4.       KTP ,KK(Kartu Keluarga) ,Surat Nikah


    Rabu, 01 April 2015

    Organisasi mahasiswa

    Kemahasiswaan | Bentuk dan Struktur Organisasi Mahasiswa
    Menurut Pasal 82 ayat (5) butir b. pada Statuta Universitas Mulawarman menjelaskan bahwa di tingkat fakultas bentuk dan struktur organisasi mahasiswa meliputi Badan Perwakilan Mahasiswa Fakultas (BPMF), Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas (BEMF), dan Unit Kegeiatan Mahasiswa Fakultas (UKMF). Kemudian pada butir c. menjelaskan bahwa di tingkat jurusan meliputi Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ).
    a. Badan Perwakilan Mahasiswa (BPM) Fakultas
                Tugas pokok BPM Fakultas adalah menetapkan Garis-garis Besar program, menilai program dan melaksanakan program, memberikan pendapat dan pelaksanaan BEM Fakultas serta memberikan pendapat, usul dan saran kepada pimpinan fakultas.
             Fungsi BPM Fakultas adalah sebagai perwakilan mahasiswa untuk menampung dan menyalurkan aspirasi mahasiswa dilingkungan fakultas. Kepengurusan BPM Fakultas terdiri dari ketua, sekretaris, bendahara dan anggota pengurus lainnya yang terbagi dalam komisi-komisi dan masa kerja kepengurusan satu tahun. Dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya DPM fakultas bertanggung jawab kepada Dekan melalui PD III.
    b. Badan Eksekutif Mahasiswa (BEMFakultas
    Tugas pokok BEM Fakultas adalah mewakkili mahasiswa, mengkoordinasikan kegiatan organisasi kemahasiswaan dalam bidang ekstra kurikuler dia tingkat fakultas dan memberikan pendapat, usul dan saran kepada pimpinan fakultas terutama yang berkaitan dengan peran, fungsi dan pencapaian tujuan pendidikan nasional.
                BEM Fakultas berfungsi sebagai forum :
    1. Perwakilan mahasiswa di tingkat fakultas untuk menampung dan menyalurkan aspirasi mahasiswa dilingkungan fakultas.
    2. Perencanaan dan penetapan garis-garis besar program kegiatan mahasiswa ditingkat fakultas.
    3. Komunikasi mahasiswa antar organisasi kemahasiswaan fakultas dan unit kegiatan kegiatan organisasi di lingkungan fakultas.
    4. Koordinasi kegiatan-kegiatan ekstra kurikuler ditingkat fakultas.
         5.  Pengembangan keterampilan manajemen mahasiswa di tingakt fakultas.
              Kepengurusan BEM fakultas terdiri dari Ketua, Sekretaris dam anggota pengurus lainnya yang terpilih melalui tata tertib yang berlaku. Masa kepengurusan BEM fakultas satu tahun. Dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya BEM fakultas bertanggung jawab kepada Dekan melalui PD III.
    c. Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Fakultas
    Unit kegiatan Mahasiswa Fakultas mempunyai tugas pokok merencanakan dan melaksanakan kegiatan ekstra kurikuler  ditingkat fakultas dalam bidang tertentu sesuai dengan tugas dan tanggung jawabnya.
    Fungsi UKM Fakultas sebagasi wahana untuk merencanakan, melaksanakan dan mengembangkan kegiatan ekstra kurikuler ditingkat  fakultas yang bersifat minat, bakat dam kesejahteraan mahasiswa serta pengambdian pada masyarakat. Kepengurusan UKM Fakultas terdiri dari Ketua, sekretaris, bendahara dan anggota pengurus lainnya. Masa kepengurusan UKM fakultas satu tahun. Dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya UKM fakultas bertanggung jawab kepada Dekan melalui PD III.
    d. Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ)
                HMJ Mempunyai tugas pokok menyelenggarakan ekstra kurikuler yang bersifat penalaran dan keilmuan yang sesuai dengan program jurusan.

                Fungsi HMJ sebagai wahana pelaksanaan ekstra kurikuler yang bersifat penalaran dan keilmuan yang sesuai dengan program jurusan yang bersangkutan. Kepengurusan HMJ terdiri dari Ketua, sekretaris, bendahara dan anggota pengurus lainnya. Masa kepengurusan HMJ satu tahun. Dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya HMJ bertanggung jawab kepada ketua jurusan yang bersangkutan.

    Jumat, 06 Maret 2015

    APA ITU ORGANISASI ?
                 
     Sebagai makhluk sosisal, manusia membutuhkan bantuan manusia lainnya untuk mencapai sebuah tujuan yang tidak dapat mereka capai sendiri.Maka dari itu terbentuklah suatu organisasi. Organisasi adalah sekelompok orang (dua atau lebih) yang bekerja sama untuk mencapai sebuah tujuan. Organisasi itu sendiri dapat di artikan sebagai wadah atau tampat untuk melakukan kegiatan dimana kita dapat berkreasi serta menyalurkan aspirasi kita, untuk membangun organisasi itu sendiri dalam suatu tujuan yang telah di tetapkan bersama.
    Organisasi juga dapat diartikan dua macam yaitu :
    1. Dalam arti statis, yaitu organisasi sebagai wadah tempat dimana kegiatan kerjasama dijalankan.
    2. Dalam arti dinamis,yaitu organisasi sebagai suatu sistem proses interaksi antara orang-orang yang
    bekerjasama, baik formal maupun informal.
    Organisasi bukan sekedar shared vision,strategy,structure, system, style,staff and skills.
    Organisasi bisa dilihat sebagai sistem sosial, ini cara paling pas melihat organisasi dari perspektif lebih lebar.
                    Di dalam organisasi, ada yang dinamakan struktur organisasi.Struktur organisasi adalah susunan komponen-komponen (unit-unit kerja) dalam organisasi.Struktur organisasi menunjukkan adanya pembagian kerja dan menunjukkan bagaimana fungsi-fungsi atau kegiatan-kegiatan yang berbeda-beda tersebut diintegrasikan (koordinasi).Selain daripada itu struktur organisasi juga menunjukkan spesialisasi tugas, saluran perintah dan penyampaian laporan.
    Terdapat empat karakteristik utama dari sebuah organisasi, yaitu : tujuan, kumpulan orang, struktur, sistem dan prosedur.
    Tujuan
    Setiap organisasi harus memiliki tujuan.Tujuan dicerminkan oleh sasaran-sasaran yang dilakukan baik untuk jangka pendek maupun jangka panjang. Tiga bidang utama dalam tujuan organisasi yaitu profitability (keuntungan), growth (pertumbuhan), dan survive(bertahan hidup). Ketiganya harus berjalan berkesinambungan demi kemajuan organisasi.
    Kumpulan Orang
    Jelas, tidak mungkin jika organisasi hanya terdiri dari satu orang yang ingin mencapai tujuannya sendiri.Dari definisi dijelaskan bahwa organisasi setidaknya terdiri dari kumpulan orang, berarti minimal dua, yang memiliki tujuan bersama.
    Struktur
    Struktur dibentuk dalam sebuah organisasi dengan tujuan agar posisi setiap anggota organisasi dapat dipertanggungjawabkan, mengenai hak maupun kewajibannya.Struktur dibentuk agar organisasi berjalan rapi, karena terdapat struktur komando, siapa yang berwenang dan siapa yang diberi wewenang.
    Sistem dan Prosedur
    Karakteristik yang terakhir ini menggambarkan bahwa sebuah organisasi diatur berdasarkan aturan-aturan yang ditetapkan bersama dan tentu saja harus dengan penuh komitmen dalam menjalankannya. Implementasi dari sistem dan prosedur ini ialah adanya ketetapan mengenai tata cara, sistem rekrut, dan birokrasi.
    Faktor lingkungan sangat berpengaruh terhadap eksistansi suatu organisasi.Organisasi cenderung memainkan peran menyesuaikan dengan keadaan lingkungan, entah itu demografi, ekonomi, politik, budaya, juga alam sekitar.Jadi, kemajuan organisasi harus selaras dengan perubahan lingkungan.
    Banyak sekali manfaat ketika kita berkecimpung di dunia organisasi.Apalagi ketika kita di beri tanggung jawab atau berperan aktiv secara structural.Itulah masa-masa dimana kita akan berjuang untuk menjadikan organisasi itu lebih baik lagi kedepannya. Banyak sekali hal yang akan kita dapat ketika kita berorganisasi. Di bawah ini merupakan menfaat dari organisasi yang mungkin banyak tidak kita sadari :



    1.      Melatih Leadership
    2.      Belajar Mengatur Waktu
    3.      Memperluas Jaringan atau Networking
    4.      Mengasah Kemampuan Sosial
    5.     Problem Solving dan Manajemen Konflik
    Manfaat yang bisa saya dapatkan  dalam sebuah organisasi adalah:
    1.       banyaknya informasi yang bisa saya dapatkan dari berbagai pemikiran yang berbeda.
    2.       dapat bertemu banyak orang dari berbagai kalangan dan golongan.
    3.       banyaknya pengalaman dan pembelajaran baru dalam kelompok organisasi tersebut.
    4.       belajar memahami karakter orang yang berbeda-beda satu dengan lainnya.
    5.       dalam menyelesaikan suatu masalah dapat dihadapi dan dipecahkan  secara bersama-sama.
    6.       Tumbuhnya rasa solidaritas dan kekeluargaan yang tinggi.
    7.       Dapat beretika yang baik didepan banyak orang lain di luar sana.
    8.       Terwujudnya sikap seorang yang bertanggung jawab dalam mengerjakan sebuah tugas.
    Dari pengalaman saya berorganisasi seperti OSIS dan TAEKWONDO itu banyak sekali perbedaan dalam tugas dan berfikir.seperti yang bisa kita lihat bahwa OSIS itu singkatan dari Organisasi Siswa Intra Sekolah atau sebuah wadah dimana saya di tuntut tegas dalam berfikir dan bersikap. OSIS merupakan wakil dan contoh dari seluruh siswa yang berada pada sekolah saya semasa SMA.Artinya tugas OSIS tidaklah mudah dan ringan.kami dituntut untuk membuat program agar sekolah kami memiliki orientasi yang bagus dan menonjol dari sekolah-sekolah lainnya. Sedangkan TAEKWONDO merupakan wadah dimana kita dapat mengeluarkan kemampuan dan mengembangkan hobi yang mungkin menjadi bakat yang terpendam.Dan tugasnya pun sangat bertolak belakang dengan OSIS.  Dalam organisasi TAEKWONDO ini saya memiliki tujuan yaitu ingin meraih medali sebanyak-banyaknya dari berbagai kejuaraan .manfaat lain juga yang saya dapatkan dalam organisasi ini adalah bisa memiliki bekal dalam beladiri dan organisasi ini  sangat menyenangkan alhasil sampai sekarang saya masih menggelutinya. mengapa saya mengatakan sangat menyenangkan ? karena, perasaan tersebut timbul pada sebuah rasa penasaran yang tinggi yang saya miliki. Manfaat lainnya yang bisa saya dapatkan juga pada organisasi ini adalah saya memiliki kondisi badan yang sehat dan prima .artinya saya tidak mudah sakit. Awalnya saya memiliki rasa tidak percaya diri terhadap organisasi ini karena sifat organisasi ini mayoritas di geluti oleh pria bukan wanita.Sehingga pemikdalam  ods'iran kita satu frame untuk mencapai tujuan dari organisasi itusendiri.
    “Trouble is my best friend”Dalam organisasi kita akan menemukan banyak sekali masalah yang harus kita selesaikan bersama. Konflik itu wajar, karna setiap kepala memiliki pemikiran yang berbeda. Tetapi disitulah kita belajar bagaimana untuk saling mengerti satu sama lainnya. Sehingga pemikiran kita satu frame untuk mencapai tujuan dari organisasi itu sendiri. Ketika saya mtaulai aktif mengikuti organisasi dan tercantum sebagai pengurus inti, saya belajar banyak.Seperti halnya tertib administrasi.Ini mengajarkan kita untuk mengetahui jalur koordinasi yang tepat pada suatu organisasi.Mental saya pun terbentuk dari organisasi.Dimana ketika terdapat banyak tekanan di situlah kita harus berjuang untuk bisa tetap berdiri dan menjalankan semua tugas yang telah di sepakati bersama.Karena ada pepatah mengatakan “semakin di tekan semakin kuat daya pentalnya” itulah falsafah sebuah per.
    Berdasarkan uraian di atas, dapat disimpulkan bahwa organisasi mahasiswa berperan sebagai ajang simulasi atau latihan dunia kerja yang sesungguhnya.Hal ini disebabkan karena bangku sekolah atau perkuliahan tidak mengajari kemampuan-kemampuan yang tergolong soft skills seperti ini. Saat berada di dalam kelas, kita sebatas mendapat pengetahuan teknis akan suatu disiplin ilmu. Di buku-buku teks yang banyak dijual di pasaran sebenarnya banyak mencantumkan teori-teori dan tips-tips praktis mengenai soft skills ini. Namun jika tidak dipraktekkan ke dalam bentuk perbuatan nyata atau benar-benar melakukannya, ya sama saja nihil. Karena berkaitan dengan soft skills ini, ada perbedaan mendasar antara tahu teori dan mampu mempraktekkannya ke dalam kehidupan sehari-hari, termasuk di kantor. Berdasarkan pengalaman para recruiter perusahaan, seringkali memiliki riwayat organisasi memang merupakan nilai tambah bagi calon pegawai baru. Seperti poin-poin mengenai manfaat organisasi di atas, kebanyakan perusahaan berpendapat bahwa calon pegawai yang memiliki pengalaman organisasi lebih terlatih jiwa kepemimpinannya, memiliki manajemen waktu yang lebih baik, jaringannya yang lebih luas, keterampilan interpersonalnya juga lebih baik, serta pemilihan solusi dan pemecahan masalah yang lebih dalam menyelesaikan konflik jika dibanding mereka yang tidak memiliki pengalaman organisasi.


    Sumber :

    http://uripsantoso.wordpress.com/2011/12/04/manfaat-organisasi-bagi-mahasiswa/

    http://erlysaf.blogspot.com/2012/10/apa-itu-organisasi.html